meta http-equiv="refresh" content="0;URL=http://trik-tips-tutorial.blogspot.com"/> Hana Habibah (Senri)
Powered By Blogger

Jumat, 28 September 2018

Rose and night in wattpad by fuyuki26

Saya pikir Anda akan menyukai cerita ini: " Rose and Night  oleh fuyuki26 di Wattpad https://my.w.tt/fzqaoS6XAQ

Deskripsi cerita:

Riri, Ruki, dan temen-teman clubnya melakukan perjalanan ke salah satu hutan untuk penelitian beberapa binatang yang hidup di sana. Awalnya semua berjalan dengan lancar. Tetapi berubah ketika Riri terpisah dari teman-temannya, dia bertemu dengan seekor kucing. Riri merasa heran dengan jenis kucing biasa yang ditemuinya tersebut, pasalnya ini di dalam hutan yang jauh dari pemukiman. Dan tiba-tiba rasa pusing menghapiri Riri, sehingga dia terjatuh pingsan yang semuanya menjadi gelap.

Cerita fiksi romantis
15+

cerita di wattpad "Percayalah!" by fuyuki26

Saya pikir Anda akan menyukai cerita ini: " PERCAYALAH!  oleh fuyuki26 di Wattpad https://my.w.tt/RSMcm7v5zQ

Mampir ya... barangkali suka.. hihi


Deskripsi cerita:

Hanya kisah dua insan yang saling mencintai dengan segala ego dan prinsipnya.

Hasu gadis yang menawan dengan pribadi yang unik dan sangat sayang keluarga dan temannya.

Yuda laki-laki yang memiliki segalanya dengan sifat egois dan tak bisa dibantah.

Apa yang akan terjadi jika dua insan ini dipertemukan?

Akan kah menjadi kisah yang membahagiakan atau menjadi kehancuran?

***
Hope you enjoy guys... 😆

Jumat, 05 Mei 2017

Goresan Kisah

Hai readers...
Aku kembali posting tentang cerpen, yang ini benar-benar sampe ending ceritanya, gak kayak sebelumnya ceritanya gantung semua. Alasannya, karena malas lanjutinnya :p dan alhasil ceritanya gak berujung. Hehe...
Cerpen ini sebenarnya udah aku posting juga di Wattpad dan Facebook, baru kemarin dan tadi. Hihi... gak tau deh ceritanya bagus enggak, tapi semoga readers menikmatinya. Yaa... syukur-syukur mendapat respon yang baik. Ah, kelamaan ngocehnya. Langsung saja ya...
Selamat Membaca!
 
 
Kisah cinta tak selamanya sesuai dengan yang kita harapkan. Karena kisah itu selalu penuh dengan misteri.


Awan mendung hadirkan pesan pahit dan memberi sebuah sayatan yang membekas pada hati seorang wanita yang tengah berdiam di bawah sebuah pohon. Rintik-rintik air hujan mulai membasahi wajah dan seluruh tubuhnya, sehingga membiaskan suara tangis yang begitu sendu. Walaupun sebuah pohon menaunginya, namun tetap saja air hujan membasahi tempat yang didudukinya. Potongan-potongan ingatan melintas dipikirannya, baik yang indah maupun yang menyakitkan hadir secara acak. Ingatan itu tentang seorang pria yang dulu selalu ada di dalam hatinya hingga sampai saat ini, seorang pria yang begitu berarti baginya, seorang pria yang tak akan pernah hilang dalam ingatannya.
***
Indahnya pagi pancarkan sinar mentari pada setiap gedung sekolah yang dilaluinya. Suara teriakan dan tawa terdengar dari balik gedung tersebut, teriakan itu berasal dari dua orang yang berbeda.
“Kau curaaang...” Wanita yang tengah duduk berdua dengan seorang pria itu mengeluh.
“Hahaha... Kamu saja yang lambat untuk bereaksi,” ejekan pria yang berada di sampingnya.
“Pokoknya ulangi lagi. Kali ini aku pasti bisa membuatmu kalah.”
“Baiklaah... tapi percuma saja kita ulangi, toh pasti aku yang menang lagi.”
Mereka berdua mengulangi lagi permainan suit asal jepang itu dengan semangatnya, karena jika kalah dia harus hukuman dengan mendapat coretan dari tepung di wajahnya.
“Gunting, kertas, batu...” Ucap mereka berbarengan.
“Hahaha... Lihat, sudah kubilang kan aku lagi yang menang. Sini, aku olesi tepung lagi.” Pria itu mengoleskan tepung dari sebuah wadah ke pipi wanita itu.
“Uuuhh... Ini tidak adil, kenapa kamu terus yang menang? Wajahku jadi terlihat sangat berantakan, sedangkan wajahmu masih terlihat bersih. Huh, lain kali aku tidak akan kalah.”
“Salah kamu sendiri, kenapa kamu lambat. Kamu tak akan bisa mengalahkanku.” Ejek pria itu lagi.
“Aku tidak lambat, kau ini menyebalkan. Ah, sudahlah... aku lebih baik kembali ke kelas. Sebentar lagi waktu istirahat akan segera berakhir.”
“Begitu saja kamu marah. Inikan hanya sebuah permainan Yume.” Sebuah senyuman terukir di wajahnya.
“Aku tahu Haru, aku tahu. Siapa juga yang marah. Wleee...”
Seulas senyum terukir di wajah pria yang bernama Haru tatkala melihat tingkah kekasih pujaannya. Sesaat setelah kepergian Yume senyumnya pudar tergantikan raut kesedihan dan tidak ada yang tahu mengapa hal itu terjadi. Semilir angin menerpa pepohonan yang berada di sekitarnya membawa sebuah perasaan kalut.
***
Kesunyian memenuhi sebuah ruangan yang begitu luas dan dipenuhi dengan berbagai macam perabotan rumah tangga, namun sebuah suara terdengar mendominasi. Terlihat empat orang yang sedang serius mengerjakan suatu pekerjaan dan satu orang tengah menjelaskan suatu materi yang berisi angka-angka yang rumit. Sebuah suara mengusik keadaan yang tenang itu dengan begitu antusias.
“Haru, aku ingin menanyakan sesuatu.” Ucap sebuah suara yang diketahui berasal dari seorang wanita yaitu Yume.
“Ya, silahkan Yume. Apa yang ingin kamu tanyakan?”
“Coba kau lihat soal Matematika yang no. 7 ini, aku belum mengerti dan sulit untuk menyelesaikannya.”
“Apa itu sebuah pertanyaan Yume? Aku rasa bukan.”
“Arrghhh... Terserahlah, yang terpenting Aku ingin minta bantuanmu.”
“Yume, bilang saja kamu ingin diperhatikan oleh kekasihmu. Hahaha...” Ejek teman Yume.
“Benar apa katamu Karin. Hahaha...” Teman yang lain ikut mengejek.
“Aku tak mencari perhatian dari Haru, memang benar aku tak mengerti dengan soal itu. Kau saja yang berlebihan Karin dan juga kenapa kau ikut-ikut mengejekku Vin. Tuh lihat lebih baik Yato yang diam saja tidak seperti kalian.” Ucapnya tidak terima dengan perkataan Karin dan Vina.
“Jelas saja Yato diam, coba lihat baik-baik dia sedang mimpi disiang bolong tuh.”
“Hahaha... Benar sekali Rin. Kalau saja Yato bangun, mungkin dia akan ikut mengejekmu.”
“Eh?” Yume melihat ke tempat Yato duduk, benar saja dia tengah tertidur dengan pulasnya sambil mengeluarkan suara dengkuran. Melihat hal itu Yume langsung saja membangunkan Yato dengan cara yang tidak lemah lembut.
“Yatoo... Bangun kau, bukannya mengerjakan soalnya dengan benar, kau malah seenaknya tidur di rumah Haru, kau membuatku sangat maluu...”
“Hooaaam... Ada apa sih? Berisik sekali, aku ngantuk jadi jangan ganggu ya!” Setelah berguman Yato mencoba kembali menyambut mimpi yang terganggu.
“Berisik jidatmu. Banguuunn...”
“Ah, elaah... iya, iya. Kau ini cerewet sekali, padahal Haru saja tidak marah kalau aku tidur.”
“Haru ku itu terlalu baik, jadi dia tak berani mengganggumu. Kau saja yang tidak tahu diri. Sudah baik Haru mau luangkan waktunya untuk membantu kita belajar mempersiapkan Ujian Nasional.” Ucapnya kesal.
“Sudah Yume, Yato jangan bertengkar lagi! Lebih baik kita lanjutkan menyelesaikan latihan soalnya, begitu pula dengan Karin dan Vina.”
Belajar bersama itu dilanjutkan kembali dengan sedikit lebih tenang dan berjalan dengan baik. Walaupun canda tawa kembali terdengar dengan segala tingkah laku Yume dan teman-temannya. Melihat hal itu Haru hanya bisa tertawa dan mencoba untuk meredakannya. Sebuah kebahagiaan tidaklah harus sesuatu yang istimewa melainkan dengan hal sederhana pun kebahagiaan dapat terciptakan.
***
Kendaraan berlalu lalang melaju di jalanan di kota yang tak pernah tidur. Angin malam berhembus sedikit kencang sehingga menusuk sampai ke tulang rusuk, walaupun sudah mengenakan pakaian yang hangat tetap masih terasa dingin. Malam itu Aku dan Haru baru pulang menonton di bioskop tepatnya di Mall yang ada di kotaku. Aku bergandengan tangan dengannya menyusuri jalanan yang masih ramai dengan kendaraan. Tepat di penyebrangan jalan saat lampu berwarna merah tak tahu sudah berapa lama, Aku dan Haru cepat-cepat menyebrangi jalan dengan berlari-lari kecil karena hanya ada dua kendaraan yang sedang berhenti. Namun setelah kita berada jalan, lampu berubah menjadi hijau. Aku pun menarik lengan Haru dengan kencang, sehingga menyebabkan kaki Haru tersandung dengan lubang yang ada di jalan. Aku membantunya berdiri, tapi sebuah truk melaju sangat cepat tinggal dua meter dan mengarah tepat ke arah kita berdiri. Aku terkejut dan melebarkan kedua mataku, namun entah kenapa seluruh tubuhku menjadi kaku dan sulit untuk digerakkan. Di sampingku Haru berdiri dengan kaki yang sedikit pincang karena jatuh tadi.
Pronggggg....
Pronggggg....
Suara klakson Truk itu menggema.
“Yume ayooo...” teriak Habi yang entah kenapa terdengar begitu kecil.
Truk itu pun semakin mendekat, sampai aku belum sempat tersadar. Dan aku merasakan tubuhku terdorong ke samping jalan dengan begitu keras sehingga membentur trotoar jalan. Aku sedikit tersadar dan melihat di depan mataku Haru tertabrak Truk itu dengan suara rem yang keras, namun sangat terlambat dan membuat tubuh Haru terpental beberapa meter ke depan. Aku berteriak sangat kencang.
“HARUUUUUU...”
***
Lagi-lagi sebuah ingatan tentang seseorang yang dikasihinya muncul kembali sehingga menyisakan sebuah kekalutan yang sangat mendalam. Semua itu kini hanya sebuah kenangan yang tidak akan pernah dapat dia alami kembali. Karena sebuah maut yang harus memisahkan kisah cinta diantara keduanya dan meninggalkan sesal yang tak pernah termaafkan karena kebodohannya. Sehingga dia trauma dan mengutuk dirinya untuk tidak menjalin sebuah hubungan lagi. Entah sampai kapan waktunya dia akan menjaga cintanya untuk Haru. Dia melakukan hal itu karena sebagai hukumannya di masa lalu. Begitulah kisah kehidupan yang penuh warna, bahkan walaupun cinta itu begitu kuat dimiliki dua orang pasangan. Tetap saja tak ada yang tahu tentang sebuah takdir. Terkadang takdir itu tidak selalu yang diharapkan manusia.

Selesai...
Terimakasih readers... udah sempetin baca cerpennya aku. Gimana ceritanya menarik gak? Semoga menarik yaaa... Eh, jangan Lupa buat komentar tentang krisarnya oke!
Sampai Jumpa... :D

Jumat, 24 Maret 2017

Puisiku



Burung Kenari

Pagi itu matahari bersinar terang
Seberkas cahaya menembus jendela kamarku
Aku terdiam di keramaian dunia
Suara merdu menyapa bersama hembusan angin
Kicauan burung kenari menggema syahdu
Aku terlena dan melupakan waktu
Semua keributan mendadak senyap
Yang ada hanya bunyi kicauan
Burung kenari itu berbulu cantik
Warna bulunya secerah matahari
Sekali lagi aku terlena dan terbuai
Tak terbantahkan perhatian dan pandanganku
Terjerat semakin dalam lagi
Aku menyadari satu hal
Ternyata aku terpikat dengan burung kenari


-Habi-            
                        22 Maret 2017     

Selasa, 22 November 2016

PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK SAINS LINGKUNGAN DAN TEKNOLOGI MASYARAKAT



PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK SAINS LINGKUNGAN DAN TEKNOLOGI MASYARAKAT

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Terstruktur Mata Kuliah
Sains Lingkungan dan Teknologi Masyarakat
Dosen Pengampu : Abdul Sholeh, M.pd.




 








Di Susunoleh:
Kelompok  1
Dewi Setiani                  (14141710    ) 
IipPathatusSoripah         (1414171012) 
Syahid                            (14141710    ) 
Siti Rohimah                  (14141710    ) 
Yuriska Mardiana          (14141710    )
     Kelas : PGMI A/V


INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
SYEKH NURJATI CIREBON
2016 M/1437 H
 





BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Dewasa ini kata pengetahuan dan kata teknologi makin sering digunakan orang dalam ceramah maupun dalam percakapan sehari-hari. Baik dia seorang ilmuwan, politisi maupun pengusaha, bahkan orang awam pun seringkali menyebut kedua kata itu. Kata pengetahuan sendiri berasal dari kata sains serapan dari bahasa inggris science yang diambil dari bahasa latin sciencia. Pengetahuan yang terkoordinasi, terstruktur dan sistematik disebut ilmu. Pengertian sains dibatasi hanya pada pengetahuan yang positif, artinya yang hanya dijangkau melalui indera kita. Pada mulanya ilmu hanya mempelajari alam, namun dalam perkembangannya juga mempelajari masyarakat. Atas dasar itu sains dapat berarti alam atau ilmu pengetahuan alam, dan dapat berarti ilmu pada umumnya. Dalam bab ini sains berarti ilmu pengetahuan alam.

B.     Rumusan Masalah
Penulisan makalah ini berdasarkan masalah yang telah dirumuskan.
1.      Bagaimana Pengertian Sains Teknologi Masyarakat?
2.      Bagaimana Karakteristik Sains Teknologi Masyarakat?
3.      Bagaimana Penerapan Sains Teknologi Masyarakat dalam Pembelajaran?
4.      Bagaimana Langkah-langkah Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat?
5.      Bagaimana Keunggulan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat?

C.     Tujuan Penulisan
Penulisan makalah ini bertujuan untuk memecahkan masalah yang telah dirumuskan sesuai rumusan masalah.
1.      Untuk Mengetahui Pengertian Sains Teknologi Masyarakat.
2.      Untuk Mengetahui Karakteristik Sains Teknologi Masyarakat.
3.      Untuk Mengetahui Penerapan Sains Teknologi Masyarakat dalam Pembelajaran.
4.      Untuk Mengetahui Langkah-langkah Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat.
5.      Untuk Mengetahui Keunggulan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat.


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Sains Lingkungan Teknologi Masyarakat
Kata pengetahuan berasal dari kata sains serapan dari bahasa inggris science yang diambil dari bahasa latin sciencia. Pengetahuan yang terkoordinasi, terstruktur dan sistematik disebut ilmu. Pengertian sains dibatasi hanya pada pengetahuan yang positif, artinya yang hanya dijangkau melalui indera kita. Pada mulanya ilmu hanya mempelajari alam, namun dalam perkembangannya juga mempelajari masyarakat. Atas dasar itu sains dapat berarti alam atau ilmu pengetahuan alam, dan dapat berarti ilmu pada umumnya. Dalam bab ini sains berarti ilmu pengetahuan alam.
Tidak dapat disangkal bahwa sains telas berkembang dengan pesat sekali terutama sejak abad 19 hingga sekarang. Sebagai ilustrasi kemajuan dalam bidang elektronika memungkinkan kita dapat menyaksikan suatu peristiwa yang terjadi di  luar negeri bahkan di luar angkasa melalui televisi pada saat peristiwa itu terjadi. Demikian pula dengan kemajuan pada bidang kimia dan biologi molekuler kita dapat mengenali seseorang melalui tes DNA nya dalam peristiwa kecelakaan misalnya. Bahkan sebagai hasil kemajuan dalam bidang kimia nuklir kita dapat menyaksikan betapa dahsyatnya peluru kendali yang ditembakkan dalam suatu pertempuran. Masih banyak lagi perkembangan sains yang bemanfaat dalam kehidupan sehari-hari kita.
Sejarah perkembangan sains diawali dengan kegiatan pengamatan manusia atas peristiwa-peristiwa alam, seperti matahari yang terbit disebelah timur dan tenggelam disebelah barat. Demikian pula pengamatan terhadap peredaran benda-benda langit seperti bintang-bintang di malam hari merupakan awal perkembangan ilmu astronomi yang sangat berguna sebagai pedoman arah bagi pelayaran di laut.

B.     Karakteristik Sains Lingkungan Teknologi Masyarakat
Pada umumnya Sains Teknologi Masyarakat memiliki karakteristik sebagai berikut:
  1. Identifikasi masalah-masalah setempat yang memiliki kepentingan dan dampak.
  2. Penggunaan sumber daya setempat (manusia, benda, lingkungan) untuk mencari informasi yang dapat digunakan dalam memecahkan masalah.
  3. Keikutsertaan yang aktif dari siswa dalam mencari informasi yang dapat diterapkan untuk memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari.
a.       Perpanjangan belajar di luar kelas dan sekolah.
b.      Fokus kepada dampak sains dan teknologi terhadap siswa.
  1. Suatu pandangan bahwa isi dari pada sains bukan hanya konsep-konsep saja yang harus dikuasai siswa dalam tes.
  2. Penekanan pada keterampilan proses dimana siswa dapat menggunakannya dalam memecahkan masalah.
  3. Kesempatan bagi siswa untuk berperan sebagai warga negara dimana ia mencoba untuk memecahkan isu-isu yang telah diidentiflkasikan.
a.       Identifikasi sejauhmana sains dan teknologi berdampak di masa depan.
b.      Kebebasan atau otonomi dalam proses belajar.
Dari karakteristik sains teknologi masyarakat yang dikemukakan Yager, dapat dikatakan bahwa pada pembelajaran dengan menggunakan pendekatan sains teknologi masyarakat diawali dengan isu, dan isu itulah yang merupakan ciri utamanya. Karena dengan mengemukakan isu mendorong peserta didik untuk mencari jawaban atau memecahkan masalah yang diakibatkan oleh isu tersebut. Dalam memecahkan masalah peserta didik akan mencari informasi dari berbagai sumber, bukan hanya di dalam kelas melainkan di luar kelas dengan menggunakan berbagai cara termasuk memanfaatkan teknologi. Dengan demikian peserta didik belajar menemukan dan menyusun sendiri pengetahuan yang diperolehnya dari proses belajar yang dilakukannya. Selain itu proses belajar juga merupakan kesempatan bagi peserta didik untuk dapat berpartisipasi sebagai warga negara.
C.     Penerapan Sains Lingkungan Teknologi Masyarakat dalam Pembelajaran
1.      Percepatan perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi
Percepatan perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi ini tidak memungkinkan bagi guru bertindak sebagai satu-satunya orang yang menyalurkan semua fakta dan teori. Untuk mengatasi hal-hal ini maka perlu pengembangan keterampilan memperoleh dan memproses semua fakta, konsep dan prinsip pada diri siswa.
2.      Pengalaman intelektual, emosional dan fisik
Pengalaman ini dibutuhkan agar didapatkan hasil belajar yang optimal. Ini berarti kegiatan pembelajaran yang mampu memberi kesempatan kepada siswa memperlihatkan unjuk kerja melalui sejumlah keterampilan memproses semua fakta, konsep dan prinsip sangat dibutuhkan.
3.      Penanaman sikap dan nilai sebagai pengabdi
Hal ini menuntut adanya pengenalan terhadap tata cara memproses dan memperoleh kebenaran ilmu yang bersifat kesementaraan. Hal ini akan mengarahkan siswa pada kesadaran keterbatasan manusiawi dan keunggulan manusiawi, apabila dibandingkan dengan keterbatasan dan keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Empat macam penerapan Sains Teknologi Masyarakat (STM) dalam pembelajaran yaitu:
  1. menyadari hubungan yang kompleks antara ilmu, teknologi dan masyarakat
  2. mengerti dan mampu mengadaptasikan diri dengan berbagai perubahan besar sebagai akibat perkembangan IPTEK serta dampak-dampak bagi individu dan masyarakat.  
  3. Mampu membuat keputusan yang tepat mengenai penggunaan teknologi dala masyarakat khususnya yang melibatkan unsur-unsur sosial, seperti lingkungan, energi, kependudukan, bio genetika, teknologi, maknan, transportasi dan lain-lain.
  4. secara realistik dapat memproyeksikan alternatif masa depan beserta konsekwensi positif dan negatifnya.
Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan itu, di bidang ilmu pendidikan dikembangkan pula berbagai metode mengajar yang lebih sesuai, efektif dan efisien. Materi pelajaranpun dikembangkan karena telah banyak perubahan yang terjadi atau telah banyak ditemukan pengetahuan yang lebih mendalam sebagai akibat dari perkembangan teknologi.
  1. Dari pembahasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa pendidikan harus dapat mempergunakan sumber-sumber pengetahuan yang ada di masyarakat karena:dengan melihat apa yang terjadi di masyarakat anak didik akan mendapatkan pengalaman langsung (first hand experience) dan oleh karenanya mereka dapat memiliki pengalaman yang konkret (jelas dan nyata) serta mudah diingat.
  2. pendidikan membina anak-anak yang berasal dari masyarakat, dan akan kembali ke masyarakat. 
  3. di masyarakat banyak sumber pengetahuan yang mungkin guru sendiri belum mengetahuinya. 
  4. kenyataan menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan orang-orang yang berdidik dan anak didikpun membutuhkan masyarakat.


D.    Langkah-langkah Penerapan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM)
Ada bebrapa tahapan yang dapat dilakukan oleh guru dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM), yaitu:
1.       Tahap apersepsi (inisiasi, invitasi dan eksplorasi) yang mengemukakan isu atau masalah aktual yang ada di masyarakat dan dapat diamati oleh siswa.
  1. Dalam pembentukan konsep yang siswa membangun atau mengkonstruksikan pengetahuan sendiri melalui observasi, eksperimen, dan diskusi.
  2. Tahap aplikasi konsep atau menyelesaikan masalah yang menganalisis masalah atau isu yang telah dikemukakan di awal pembelajaran berdasarkan konsep yang telah dipahami sebelumnya.
  3. Tahap pemantapan konsep, di mana guru memberi pemantapan konsep agar tidak terjadi kesalahan konsep pada siswa.
  4. Tahap evaluasi penggunaan tes untuk mengetahui penguasaan konsep siswa terhadap materi yang dikaji.
E.     Keunggulan Pendekatan Sains Lingkungan Teknologi Masyarakat (STM)
Keunggulan yang dapat diperoleh dari pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM) yaitu:
1.      Keunggulan pendekatan STM jika ditinjau dari segi tujuan
a.    meningkatkan keterampilan inquiry dan pemecahan, di samping keterampilan proses.
b.    Menekankan cara belajar yang baik yang mencakup ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.
c.    Menekankan sains dalam keterpaduan dan antara bidang studi.
2.      Keunggulan pendekatan STM jika ditinjau dari segi pembelajaran
a.    menekankan keberhasilan siswa
b.    menggunakan berbagai strategi
c.    menyadarkan guru bahwa kadang-kadang dirinya tidak selalu berfungsi sebagai sumber informasi.
3.      Keunggulan pendekatan STM ditinjau dari segi evaluasi
a.    ada hubungan antara tujuan, proses dan hasil belajar
b.    perbedaan antara kecakapan, kematangan serta latar belakang siswa juga diperhatikan.
c.    kualitas efisiensi dan keefektifan serta fungsi program juga dievaluasi. 
d.   Guru juga termasuk yang dievaluasi usahanya yang terus menerus dalam membantu siswa.


DAFTAR PUSTAKA
Poedjiadi,Anna (2005). Sains Teknologi Masyarakat. Model Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Nilai. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sanjaya, Wina (2007). Strategi Pembelajaran. Jakarta:Kencana Prenada Media Group.
Sapriya (2006). Konsep Sains, Teknologi, dan Masyarakat. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.
Sumaji (2003). Dimensi Pendidikan IPA dan Pengembangannya sebagai Disiplin Ilmu (dalam buku Pendidikan Sains yang Humanistis). Yogyakarta: Kanisius.
Sumintono, Bambang (2003). Sains. Teknologi dan Masyarakat dalam Pengajaran Sekolah. (tersedia dalam situs Education, on 2008-01-28).
Yager, Robert E. (1990). The Science/Technology/Society Movement in the United States, Its Orogin, Evolution, and Rationale, Social Education.