meta http-equiv="refresh" content="0;URL=http://trik-tips-tutorial.blogspot.com"/> Hana Habibah (Senri): November 2016
Powered By Blogger

Selasa, 22 November 2016

PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK SAINS LINGKUNGAN DAN TEKNOLOGI MASYARAKAT



PENGERTIAN DAN KARAKTERISTIK SAINS LINGKUNGAN DAN TEKNOLOGI MASYARAKAT

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Terstruktur Mata Kuliah
Sains Lingkungan dan Teknologi Masyarakat
Dosen Pengampu : Abdul Sholeh, M.pd.




 








Di Susunoleh:
Kelompok  1
Dewi Setiani                  (14141710    ) 
IipPathatusSoripah         (1414171012) 
Syahid                            (14141710    ) 
Siti Rohimah                  (14141710    ) 
Yuriska Mardiana          (14141710    )
     Kelas : PGMI A/V


INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
SYEKH NURJATI CIREBON
2016 M/1437 H
 





BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang
Dewasa ini kata pengetahuan dan kata teknologi makin sering digunakan orang dalam ceramah maupun dalam percakapan sehari-hari. Baik dia seorang ilmuwan, politisi maupun pengusaha, bahkan orang awam pun seringkali menyebut kedua kata itu. Kata pengetahuan sendiri berasal dari kata sains serapan dari bahasa inggris science yang diambil dari bahasa latin sciencia. Pengetahuan yang terkoordinasi, terstruktur dan sistematik disebut ilmu. Pengertian sains dibatasi hanya pada pengetahuan yang positif, artinya yang hanya dijangkau melalui indera kita. Pada mulanya ilmu hanya mempelajari alam, namun dalam perkembangannya juga mempelajari masyarakat. Atas dasar itu sains dapat berarti alam atau ilmu pengetahuan alam, dan dapat berarti ilmu pada umumnya. Dalam bab ini sains berarti ilmu pengetahuan alam.

B.     Rumusan Masalah
Penulisan makalah ini berdasarkan masalah yang telah dirumuskan.
1.      Bagaimana Pengertian Sains Teknologi Masyarakat?
2.      Bagaimana Karakteristik Sains Teknologi Masyarakat?
3.      Bagaimana Penerapan Sains Teknologi Masyarakat dalam Pembelajaran?
4.      Bagaimana Langkah-langkah Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat?
5.      Bagaimana Keunggulan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat?

C.     Tujuan Penulisan
Penulisan makalah ini bertujuan untuk memecahkan masalah yang telah dirumuskan sesuai rumusan masalah.
1.      Untuk Mengetahui Pengertian Sains Teknologi Masyarakat.
2.      Untuk Mengetahui Karakteristik Sains Teknologi Masyarakat.
3.      Untuk Mengetahui Penerapan Sains Teknologi Masyarakat dalam Pembelajaran.
4.      Untuk Mengetahui Langkah-langkah Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat.
5.      Untuk Mengetahui Keunggulan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat.


BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Sains Lingkungan Teknologi Masyarakat
Kata pengetahuan berasal dari kata sains serapan dari bahasa inggris science yang diambil dari bahasa latin sciencia. Pengetahuan yang terkoordinasi, terstruktur dan sistematik disebut ilmu. Pengertian sains dibatasi hanya pada pengetahuan yang positif, artinya yang hanya dijangkau melalui indera kita. Pada mulanya ilmu hanya mempelajari alam, namun dalam perkembangannya juga mempelajari masyarakat. Atas dasar itu sains dapat berarti alam atau ilmu pengetahuan alam, dan dapat berarti ilmu pada umumnya. Dalam bab ini sains berarti ilmu pengetahuan alam.
Tidak dapat disangkal bahwa sains telas berkembang dengan pesat sekali terutama sejak abad 19 hingga sekarang. Sebagai ilustrasi kemajuan dalam bidang elektronika memungkinkan kita dapat menyaksikan suatu peristiwa yang terjadi di  luar negeri bahkan di luar angkasa melalui televisi pada saat peristiwa itu terjadi. Demikian pula dengan kemajuan pada bidang kimia dan biologi molekuler kita dapat mengenali seseorang melalui tes DNA nya dalam peristiwa kecelakaan misalnya. Bahkan sebagai hasil kemajuan dalam bidang kimia nuklir kita dapat menyaksikan betapa dahsyatnya peluru kendali yang ditembakkan dalam suatu pertempuran. Masih banyak lagi perkembangan sains yang bemanfaat dalam kehidupan sehari-hari kita.
Sejarah perkembangan sains diawali dengan kegiatan pengamatan manusia atas peristiwa-peristiwa alam, seperti matahari yang terbit disebelah timur dan tenggelam disebelah barat. Demikian pula pengamatan terhadap peredaran benda-benda langit seperti bintang-bintang di malam hari merupakan awal perkembangan ilmu astronomi yang sangat berguna sebagai pedoman arah bagi pelayaran di laut.

B.     Karakteristik Sains Lingkungan Teknologi Masyarakat
Pada umumnya Sains Teknologi Masyarakat memiliki karakteristik sebagai berikut:
  1. Identifikasi masalah-masalah setempat yang memiliki kepentingan dan dampak.
  2. Penggunaan sumber daya setempat (manusia, benda, lingkungan) untuk mencari informasi yang dapat digunakan dalam memecahkan masalah.
  3. Keikutsertaan yang aktif dari siswa dalam mencari informasi yang dapat diterapkan untuk memecahkan masalah-masalah dalam kehidupan sehari-hari.
a.       Perpanjangan belajar di luar kelas dan sekolah.
b.      Fokus kepada dampak sains dan teknologi terhadap siswa.
  1. Suatu pandangan bahwa isi dari pada sains bukan hanya konsep-konsep saja yang harus dikuasai siswa dalam tes.
  2. Penekanan pada keterampilan proses dimana siswa dapat menggunakannya dalam memecahkan masalah.
  3. Kesempatan bagi siswa untuk berperan sebagai warga negara dimana ia mencoba untuk memecahkan isu-isu yang telah diidentiflkasikan.
a.       Identifikasi sejauhmana sains dan teknologi berdampak di masa depan.
b.      Kebebasan atau otonomi dalam proses belajar.
Dari karakteristik sains teknologi masyarakat yang dikemukakan Yager, dapat dikatakan bahwa pada pembelajaran dengan menggunakan pendekatan sains teknologi masyarakat diawali dengan isu, dan isu itulah yang merupakan ciri utamanya. Karena dengan mengemukakan isu mendorong peserta didik untuk mencari jawaban atau memecahkan masalah yang diakibatkan oleh isu tersebut. Dalam memecahkan masalah peserta didik akan mencari informasi dari berbagai sumber, bukan hanya di dalam kelas melainkan di luar kelas dengan menggunakan berbagai cara termasuk memanfaatkan teknologi. Dengan demikian peserta didik belajar menemukan dan menyusun sendiri pengetahuan yang diperolehnya dari proses belajar yang dilakukannya. Selain itu proses belajar juga merupakan kesempatan bagi peserta didik untuk dapat berpartisipasi sebagai warga negara.
C.     Penerapan Sains Lingkungan Teknologi Masyarakat dalam Pembelajaran
1.      Percepatan perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi
Percepatan perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi ini tidak memungkinkan bagi guru bertindak sebagai satu-satunya orang yang menyalurkan semua fakta dan teori. Untuk mengatasi hal-hal ini maka perlu pengembangan keterampilan memperoleh dan memproses semua fakta, konsep dan prinsip pada diri siswa.
2.      Pengalaman intelektual, emosional dan fisik
Pengalaman ini dibutuhkan agar didapatkan hasil belajar yang optimal. Ini berarti kegiatan pembelajaran yang mampu memberi kesempatan kepada siswa memperlihatkan unjuk kerja melalui sejumlah keterampilan memproses semua fakta, konsep dan prinsip sangat dibutuhkan.
3.      Penanaman sikap dan nilai sebagai pengabdi
Hal ini menuntut adanya pengenalan terhadap tata cara memproses dan memperoleh kebenaran ilmu yang bersifat kesementaraan. Hal ini akan mengarahkan siswa pada kesadaran keterbatasan manusiawi dan keunggulan manusiawi, apabila dibandingkan dengan keterbatasan dan keunggulan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Empat macam penerapan Sains Teknologi Masyarakat (STM) dalam pembelajaran yaitu:
  1. menyadari hubungan yang kompleks antara ilmu, teknologi dan masyarakat
  2. mengerti dan mampu mengadaptasikan diri dengan berbagai perubahan besar sebagai akibat perkembangan IPTEK serta dampak-dampak bagi individu dan masyarakat.  
  3. Mampu membuat keputusan yang tepat mengenai penggunaan teknologi dala masyarakat khususnya yang melibatkan unsur-unsur sosial, seperti lingkungan, energi, kependudukan, bio genetika, teknologi, maknan, transportasi dan lain-lain.
  4. secara realistik dapat memproyeksikan alternatif masa depan beserta konsekwensi positif dan negatifnya.
Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan itu, di bidang ilmu pendidikan dikembangkan pula berbagai metode mengajar yang lebih sesuai, efektif dan efisien. Materi pelajaranpun dikembangkan karena telah banyak perubahan yang terjadi atau telah banyak ditemukan pengetahuan yang lebih mendalam sebagai akibat dari perkembangan teknologi.
  1. Dari pembahasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa pendidikan harus dapat mempergunakan sumber-sumber pengetahuan yang ada di masyarakat karena:dengan melihat apa yang terjadi di masyarakat anak didik akan mendapatkan pengalaman langsung (first hand experience) dan oleh karenanya mereka dapat memiliki pengalaman yang konkret (jelas dan nyata) serta mudah diingat.
  2. pendidikan membina anak-anak yang berasal dari masyarakat, dan akan kembali ke masyarakat. 
  3. di masyarakat banyak sumber pengetahuan yang mungkin guru sendiri belum mengetahuinya. 
  4. kenyataan menunjukkan bahwa masyarakat membutuhkan orang-orang yang berdidik dan anak didikpun membutuhkan masyarakat.


D.    Langkah-langkah Penerapan Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM)
Ada bebrapa tahapan yang dapat dilakukan oleh guru dalam pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM), yaitu:
1.       Tahap apersepsi (inisiasi, invitasi dan eksplorasi) yang mengemukakan isu atau masalah aktual yang ada di masyarakat dan dapat diamati oleh siswa.
  1. Dalam pembentukan konsep yang siswa membangun atau mengkonstruksikan pengetahuan sendiri melalui observasi, eksperimen, dan diskusi.
  2. Tahap aplikasi konsep atau menyelesaikan masalah yang menganalisis masalah atau isu yang telah dikemukakan di awal pembelajaran berdasarkan konsep yang telah dipahami sebelumnya.
  3. Tahap pemantapan konsep, di mana guru memberi pemantapan konsep agar tidak terjadi kesalahan konsep pada siswa.
  4. Tahap evaluasi penggunaan tes untuk mengetahui penguasaan konsep siswa terhadap materi yang dikaji.
E.     Keunggulan Pendekatan Sains Lingkungan Teknologi Masyarakat (STM)
Keunggulan yang dapat diperoleh dari pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM) yaitu:
1.      Keunggulan pendekatan STM jika ditinjau dari segi tujuan
a.    meningkatkan keterampilan inquiry dan pemecahan, di samping keterampilan proses.
b.    Menekankan cara belajar yang baik yang mencakup ranah kognitif, afektif dan psikomotorik.
c.    Menekankan sains dalam keterpaduan dan antara bidang studi.
2.      Keunggulan pendekatan STM jika ditinjau dari segi pembelajaran
a.    menekankan keberhasilan siswa
b.    menggunakan berbagai strategi
c.    menyadarkan guru bahwa kadang-kadang dirinya tidak selalu berfungsi sebagai sumber informasi.
3.      Keunggulan pendekatan STM ditinjau dari segi evaluasi
a.    ada hubungan antara tujuan, proses dan hasil belajar
b.    perbedaan antara kecakapan, kematangan serta latar belakang siswa juga diperhatikan.
c.    kualitas efisiensi dan keefektifan serta fungsi program juga dievaluasi. 
d.   Guru juga termasuk yang dievaluasi usahanya yang terus menerus dalam membantu siswa.


DAFTAR PUSTAKA
Poedjiadi,Anna (2005). Sains Teknologi Masyarakat. Model Pembelajaran Kontekstual Bermuatan Nilai. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sanjaya, Wina (2007). Strategi Pembelajaran. Jakarta:Kencana Prenada Media Group.
Sapriya (2006). Konsep Sains, Teknologi, dan Masyarakat. Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.
Sumaji (2003). Dimensi Pendidikan IPA dan Pengembangannya sebagai Disiplin Ilmu (dalam buku Pendidikan Sains yang Humanistis). Yogyakarta: Kanisius.
Sumintono, Bambang (2003). Sains. Teknologi dan Masyarakat dalam Pengajaran Sekolah. (tersedia dalam situs Education, on 2008-01-28).
Yager, Robert E. (1990). The Science/Technology/Society Movement in the United States, Its Orogin, Evolution, and Rationale, Social Education.